-
Keteladanan Usamah bin Zaid | Usamah bin Zaid merupakan salah satu pahlawan Islam yang diakui. Rasulullah SAW memberikan gelar “Hibbu Rasulillah” (sahabat yang dicintai Rasulullah) kepada Usamah bin Zaid dan menyebut putranya sebagai “Hibbu Ibni Hibbi” (anak dari sahabat yang dicintai). Keduanya memiliki tempat istimewa di hati Rasulullah, sebagaimana terbukti dalam berbagai peristiwa penting dalam…
-
Ilmu dan Wirid, “Orang wirid itu ibarat mengasah pedang, jika kita butuh kita tinggal tebaskan.” (Abi Ihya) Pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam tradisional yang memiliki berbagai model dan metode pembelajaran. Di Jawa, misalnya, terdapat pesantren yang lebih menekankan keilmuan, ada yang mengutamakan wirid, dan ada juga yang fokus pada kedua aspek tersebut secara seimbang. Banyak…
-
Metode pengajaran Rasulullah. Rasulullah ﷺ adalah teladan yang luar biasa dalam seni pengajaran. Beliau menggunakan metode yang penuh hikmah, relevan, dan mudah dipahami, sehingga pesan yang disampaikan dapat diterima dengan baik oleh para sahabat. Salah satu contohnya adalah hadis dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma : “Rasulullah ﷺ bersabda, ‘Sesungguhnya di antara pepohonan ada pohon yang…
-
Metode Pendidikan Rasulullah. Rasulullah ﷺ adalah teladan sempurna dalam menyampaikan ilmu dan mengajak manusia menuju kebaikan. Dalam dakwah dan pengajarannya, beliau mengadopsi metode Al-Qur’an sebagaimana yang disebutkan dalam QS. An-Nahl: 125, “Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah (bijaksana), pelajaran yang baik, dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik.” Ayat ini menggambarkan metode dakwah…
-
Menghormati Al-Quran. Generasi pertama umat Islam, yakni para sahabat Nabi ﷺ, adalah individu yang mendapatkan kesempatan istimewa untuk belajar Al-Quran langsung dari Rasulullah ﷺ. Mereka menjadikan Al-Quran sebagai pedoman hidup dan berusaha sekuat tenaga untuk memahami, mengamalkan, dan mengajarkannya kepada orang lain. Rasulullah ﷺ bersabda : “Pelajarilah Al-Quran, bacalah, dan ajarkanlah. Sesungguhnya, perumpamaan orang yang…
-
Adab dan Etika, Para sahabat Nabi ﷺ sangat menjaga adab terhadap guru dan orang yang mengajarkan ilmu kepada mereka. Ibnu Abbas sering meriwayatkan berbagai contoh penghormatan ini. Ali bin Abi Thalib -karramallahu wajhah- memberikan nasihat berharga yang tercatat dalam kitab Al-Jami’ oleh Al-Khatib. Nasihat ini mencakup etika seperti memberikan salam dengan penghormatan khusus, duduk di…
-
Meneladani Sahabat Nabi | Para sahabat Nabi ﷺ memiliki tingkat kehadiran yang berbeda dalam majelis ilmu. Sebagian selalu bersama Rasulullah ﷺ, seperti Abu Bakar dan Abu Hurairah رضي الله عنهما, yang tidak pernah absen baik saat beliau menetap maupun bepergian. Namun, ada juga yang kadang absen karena sibuk dengan pekerjaan, seperti bertani, berdagang, atau ikut…
-
Menghargai Setiap Nikmat Allah, Meski Kecil |“Jangan menganggap remeh nikmat Allah, meski itu sak upo, merasa tidak butuh, bisa jadi bala’ turun sebab hal itu. Kalau sampai membuang karena basi, maka itu bukannya tidak butuh tapi karena basi, tidak masalah.” (Abi Ihya) Nikmat yang Allah berikan kepada kita beragam, dari yang tampak kecil hingga yang…
-
Pentingnya Menjaga Lisan | Dalam ajaran Islam, menjaga lisan sangat penting. Nabi Muhammad ﷺ bersabda dalam hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA : عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: كَفَى بِالْمَرْءِ إِثْمًا أَنْ يُحَدِّثَ بِكُلِّ مَا سَمِعَ Abu Hurairah RA meriwayatkan bahwa Nabi ﷺ bersabda : “Cukuplah…
-
Menjaga ukhuwah Islamiyah | Saat ini, perpecahan (tafarruq) di kalangan kaum muslimin sangat jelas terlihat. Hal ini terutama terjadi karena kekacauan dalam bidang sosial (ijtima’i) dan politik (siyasi). Perpecahan ini, pada dasarnya, mencerminkan pengingkaran terhadap sejarah di mana umat Islam dahulu bersatu sebagai saudara setelah sebelumnya terpecah-belah di masa jahiliyah. Oleh karena itu, Allah subhanahu…